Pagi senyum panitia dan senyum manis harapan pada cakrawala. Mengawali dengan senyum serasa membuat hati tenang dan tentram. Paling tidak sudah ada bismillah yang menancap dengan kuat. Ku harap semua juga begitu, sampai daun saja menerima embun tanpa pernah mengajukan gugatan tindak tidak menyenangkan. Hak dan kewajiban itulah korelasi kehidupan ini. Entah di manapun berada, hubungan antara sesama manusia bahkan dengan Tuhannya tetap diantara dua kata itu. Penuhi haknya dengan menjalankan kewajibanmu. 


Setelah beberapa bulan berjalan ke sana-sini bertegur sapa mempromosikan acara. Hingga mendekati hari yang dinanti. Geliat panitia makin menggebu menyambut para tamu yang akan datang. Mereka mempunyai kewajiban dan hak yang mesti kita sadari. Tidak hanya untuk formalitas tapi mengendap di dalam hati. Bahwa kita telah difasilitasi sedemikian rupa. Kalau di mata kalian itu tidak seberapa, mungkin hitung lagi derajat syukur sebelum jatuh pada kekufuran. Karena diantaranya hanya ada sehelai rambut pemisah. Tipis dan mudah sekali tercabut amarah dan ketidakpuasan.


Panitia mempunyai kewajiban kepada peserta ataupun tamu undangan. Memberikan pelayanan agar kegiatan workshop bisa berjalan dengan lancar. Untuk itulah dalam panitia, ada ketua yang mengakomodir agar tidak tumpang tindih. Para Plukers dari luar kota bisa mengkonfirmasi kedatangan  lewat Kak Vera. Ini menjadi pintu pembuka yang nantinya akan diteruskan pada Sie transportasi lewat ketua panitia. Mungkin bisa dibilang Kak Vera double job sekalian LO para Plukers! dan tamu undangan.


Ada beberapa gambaran dari jalannya workshop tanggal 11 november 2018.  Acara yang dimulai dan dibuka pada pukul 08.00 WIB. Mula-mula adalah Pembukaan oleh MC, lalu sambutan-sambutan dari ketua kaplink, ketua kames merangkap panitia, dari perwakilan Plukme, dari perwakilan Plukers, Testimoni dan launching buku (Salikah dan Asmara di Negeri Somplak). Setelah selesai acara sambutan, pukul 09.00 WIB langsung masuk pada materi penulisan yang akan disampaikan Gus Ipul sampai pukul 10.45 WIB. Pembahasan tentang Mindset penulisan dan dunia digital akan dikupas bersama. Jelasnya bagaimana untuk bisa menulis dan di mana platform digital untuk menuangkan penulisan tersebut. 


Pukul 10.45 WIB akan ada pertunjukkan monolog dari Mas Benz aktor yang biasa berkelana dari panggung sampai layar kamera. Beliau tidak membawakan naskah 'Mayat Terhormat' secara full. Ada beberapa paragraf ataupun dialog yang dipotong. Pertunjukan yang selesai pada pukul 11.15 WIB semoga bisa menghibur para peserta workshop yang hadir. Bahkan harapannya bukan hanya untuk dinikmati saja akan tetapi inilah yang nantinya akan menjadi bahan tulisan. Bagaimana isi suatu pertunjukan dikorelasikan dengan lingkungan serta kejadian-kejadian dan pengetahuan di otak. Menjadi sebuah artikel sederhana yang padat isi dan makna. 


Setelah istirahat sampai pukul 12.30 WIB peserta masuk pada session praktek penulisan. Memberi ruang untuk menuangkan ide di platform digital yaitu Plukme dengan hastag #workshopsmartliterasisemarang. Guna mempermudah pengisi dalam mencari dan membedah tulisan dari teman-teman. Waktu praktek menulis sampai pukul 13.30 WIB setelah itu review oleh pengisi sampai pukul 14.30 WIB. Tiba saatnya penutupan berupa penyerahan buku Salikah dan Asmara di Negeri Somplak kepada Kaplink sebagai cindera mata. Tidak lupa photo bersama-sama sebagai pengingat dan bukti adanya acara workshop penulisan.


Bolehkah sekiranya kita berbagi story atas apa kedatangan kalian ke Semarang ini. Cerita dan harapan hingga timbul niat ke kota kami tercinta. Entah dari dalam kota apalagi yang dari luar kota. Kalimantan, Bali, Jombang, Surabaya, Malang, Jogja, Purwokerto, Tegal, Blora, Jakarta, dan lain sebagainya. Paling tidak itu bisa memberikan nutrisi para panitia yang diluar plukers. Bukan menye-menye tapi kami sudah merepoti banyak sekali kepada Kaplink. Hingga sekarang kami pun belum bisa menjawab siapa perwakilan dari Plukme! yang akan mengisi sambutan. Kaplink sudah terbiasa dengan gelaran event, bahkan tanggal 13 November sudah ada acara lagi. Di gedung yang sama bekerjasama dengan komunitas Trocoh Teater.


Mohon kerjasamanya dan keseriusannya dalam acara ini teruntuk kepada pihak-pihak terkait. Kata mohon itu berarti ada hak yang belum terpenuhi dan kewajiban yang belum dijalankan. Aku yakin kita sudah sama-sama dewasa pemakluman hanya ada untuk orang yang bodoh dan tidak tahu. Bukan pada seseorang yang tahu tapi tidak mau. H-4 siang ini kami rapat pukul 14.00 WIB pengefikan semua konten acara. Mohon di diskusikan kembali siapa perwakilan Plukme yang akan datang? Masih ada waktu yang tersisa dari sebulan lalu yang sudah dikomunikasikan. Jangan buat kami malu hanya dengan hal mudah yang tidak perlu dipersulit. Salam Literasi!!



 H-4 #menujuworkshopliterasisemarang


Pic. By Canva

How do you react to this story?




Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading