"Branding memiliki kekuatan yang sangat besar. Kalau kita percaya akan hal itu, maka kita dapat memanfaatkan kekuatannya untuk menciptakan keajaiban, tentunya melibatkan berbagai tantangan." 

Sepertinya Si Oline ini hobby banget yaa bahas tentang branding dan teman-temannya. Hehehe...

Terima nasib aja ya, buat dengerin ilmu branding yang ingin dibagikan si Oline ini, semoga saja bisa jadi inspirasi untuk teman-teman pelaku usaha dan teman-teman plukers sekalian. 

Check it out!

Branding ini memang sering dibicarakan oleh banyak orang, tapi percayalah tidak semua dari mereka benar-benar tahu tentang apa yang sedang dibicarakannya itu. Bahkan seorang profesional di bidang marketing pun bukan jaminan untuk mereka paham tentang apa itu brand

Kalau jawaban klasiknya, brand adalah nama, tanda atau simbol untuk menandai suatu barang atau jasa dari para penjual, yang berfungsi untuk membedakannya dari para pesaing. 

Tanda dan simbol memang bagian dari apa yang disebut brand, tapi definisi itu masih belum lengkap. 

Menurut Daniel Surya ( a Country Director The Brand Union ) melalui apa yang beliau pelajari dari perusahaan tempatnya bekerja, brand pada dasarnya adalah perpaduan antara seni dan sains untuk menyampaikan sebuah janji, yang dibuat oleh perusahaan kepada audience-nya sebagai perwujudan nilai dan emosi dari perusahaan tersebut. 

Janji inilah yang kemudian menjadi alat bagi perusahaan untuk menjalin ikatan dengan pelanggannya secara emosional, baik dari segi pemenuhan kebutuhan, loyalitas, dan dukungan yang akan terus menenerus mengalir. 

Dengan kata lain, sebuah perusahaan harus mampu menjadi seperti apa yang pelanggannya inginkan, mengadopsi sifat-sifatnya sebagai upaya perusahaan untuk menjadi cerminan mereka. 

Seperti sebuah konsep yang dikatakan dalam ilmu sosiologi bahwa orang akan berteman dan bergaul dengan orang-orang yang sifat-sifatnya sama. Dengan demikian suatu perusahaan harus mampu memenuhi janjinya dengan menjual produk atau memberikan servis yang cocok dengan sifat-sifat /kirteria yang sesuai dengan para pelanggannya. 

Banyak orang yang salah kaprah, mereka tidak tahu pijakan yang benar. Begitu banyak logo dan iklan yang berlomba-lomba muncul hanya untuk cepat terkenal, namun konsep yang dimilikinya terlalu dangkal. 

Dalam kancah dunia persaingan sekarang ini, menjadi populer hanyalah sebagian kecil dari keberhasilan, selebihnya yang diperlukan adalah disegani, mampu memenuhi kebutuhan pelanggannya, dan mampu tampil beda dan lebih baik dari yang lain. Itulah tantangan sebenarnya dalam membangun suatu branding bagi perusahaan.

Saat semua elemen di dalam perusahaan dapat kita satukan untuk bekerja sama membangun brand promise, saat itulah kesuksesan akan dapat diraih. 

Sebagai seorang desain grafis, kami harus bisa mengesampingkan keinginan pribadi dalam mendesain, ketika itu memang tidak sesuai dengan gambaran perusahaan. 

Di luar aspek visual pun, masih banyak aspek lain yang mempengaruhi kesuksesan suatu brand yang harus dipelajari dan dicermati oleh para desainer grafis. 

Harus diingat bahwa brand harus mengikuti audiences. Tapi jangan lupa juga harus diiringi dengan kualitas produk yang bisa dibuktikan. Karena brand yang menarik tanpa disertai dengan kualitas produk yang tidak terbukti baik kualitasnya maka ia akan kehilangan rele-vansinya, maka lambat laun brand tersebut akan pudar. 

That's why, aku bilang kalau branding itu memiliki kekuatan yang besar dan kekuatan itu dapat kita manfaatkan untuk menciptakan kejaiban tapi harus disertai dengan siap menghadapi berbagai tantangan. 

Misalnya untuk usaha kecil, ya kita tidak perlu bicara tentang branding dengan iklan atau promosi yang besar-besaran. Branding untuk sebuah usaha yang baru dirintis atau usaha dengan modal yang kecil ini dilakukan dengan tujuan untuk merangkul target market, sehingga audience dapat melihat para pelaku usaha ini sebagai pilihan yang tepat untuk mereka. 

Membangun sebuah brand terkenal bukanlah semata-mata tentang apa yang telah kalian lakukan;tapi lebih kepada : apa yang sudah kalian coba lakukan untuk tampil beda dibandingkan yang lain, dengan menggunakan sumber daya kreatif yang minimal. 

Kita tidak pernah bisa memanipulasi citra hanya dengan iklan, public relations yang baik, selogan atau pun logo. Semua akan kembali pada kualitas produk dan pelayanan. 

Seperti di Plukme ini, Kalian juga bisa memanfaatkan kekuatan branding untuk membungun citra diri kalian ( personal branding ) , tapi jangan lupa harus disertai dengan kualitas tulisan dan attitude yang baik agar kalian bisa bertahan di sini. 



Best Regards 

-Caroline Sambuaga-






Credit picture by me @ canva design application 

Referensi tulisan buku Mendesain Logo by Surianto Rustan


How do you react to this story?



311 Like 623 Views   8 Repost 

Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading