Katanya, menulis di Plukme dapat bayaran—bahkan jika kita menulis pendek atau hal-hal yang tidak penting pun tetap dibayar. Terlebih lagi jika akun kita sudah memiliki badge level tinggi dan diberi lencana verifikasi, bayaran yang kita dapat bisa sampai berkali-kali lipat.


Faktanya? Sistem telah berubah. Kini hanya beberapa tulisan (yang dianggap layak) saja yang bisa dapat bonus. Lantas saya bertanya: "layak menurut siapa? Layak dengan standar seperti apa? Bermanfaat? Menghibur? Atau apa?" Alih-alih membuat semangat, ini hanya membuat saya menjadi pusing—dan akhirnya lupa cara menulis bagus karena isi kepala terlalu sibuk memikirkan standar kelayakan sebuah tulisan.


"Tenang," kata mereka yang tulisannya sudah sering dapat bayaran tinggi, "Kalian masih bisa mengejar label favorit!"


Label favorit—yang diberikan oleh tim Plukme pada tulisan-tulisan terpilih, akan membantu para penulis mendapatkan banyak pembaca. Jika tulisan kita diberi label favorit, ini serupa dengan direkomendasikan pada seluruh pengguna Plukme (karena tulisan favorit akan muncul di beranda). Namun, pertanyaan yang sama kembali terulang: "bagaimana cara meraih label maha sakti ini?" sebab tidak ada penjelasan konkrit—sekarang beban pikiran saya malah bertambah; saya harus menulis apa agar dapat bonus dan label favorit?


Belum lagi setiap kali berkunjung pada akun yang memiliki badge level tinggi dan lencana verifikasi, bukannya termotivasi malah merasa semakin iri. Jika untuk menaikkan satu level bagde butuh 50 tulisan, butuh waktu berapa lama sampai saya bisa menjadi seperti mereka?


Ah, sepertinya Plukme memang bukan lahan yang cocok untuk mencari uang lewat tulisan. Kalau tahu seperti ini, saya lebih baik menjadi kontributor saja di beberapa web ternama! Saya menyesal menulis di Plukme!


--


Jika narasi di atas cukup mewakili apa yang kamu rasakan, saya harus bilang:


"Maka berhentilah menulis dari sekarang. Pergilah ke toko buku, baca buku-buku yang diberi label best seller, lalu kembali menulis jika sudah paham esensi sebuah tulisan."


Mungkin selama ini kamu sudah merasa bisa menulis bagus, tapi bingung kenapa tidak ada yang mau baca tulisanmu.


Jawaban singkatnya: karena tulisanmu bagus menurut dirimu sendiri. Akuilah tulisanmu itu sangat buruk dan tidak layak untuk dibaca. Sebab jika tulisanmu memang bagus, maka kamu sudah harus menerbitkan beberapa buku best seller, menjadi pemimpin redaksi di sebuah industri buku, atau salah satu karya tulismu diadaptasi ke sebuah film layar lebar.


Kalimat di atas adalah motivasi saya dalam proses belajar menulis selama ini. Setidaknya selalu berhasil untuk membuat diri merasa berada di level bawah—dan terpacu untuk lebih giat berlatih agak kelak bisa naik level; dari menulis buruk menjadi agak lumayan.


Plukme memang bisa dijadikan lahan uang. Namun, bukan berarti kamu bisa sembarang menulis seenak jidat sambil berharap dibayar mahal. Plukme adalah industri microblogging. Selayaknya sebuah industri, Plukme juga tidak ingin rugi. Untuk apa mereka membayarmu jika yang kamu tulis hanya cuap-cuap tanpa makna? Jika ingin diberi imbalan, setidaknya berikan sesuatu yang setimpal.


Ini era internet. Buka mesin pencari Google dan baca banyak artikel yang membahas tentang menulis. Jika merasa kesulitan, cari seseorang yang sekiranya kamu percaya untuk diminta sebuah bantuan.


Namun, hey, jangan dibawa pusing! Jika kamu terlalu fokus memikirkan badge, lencana verifikasi, atau label favorit dari Plukme, saya berani bilang mungkin ada yang salah dengan isi kepalamu. Saya memang tidak tahu apa yang kamu lakukan setiap malam, apa yang kamu baca di waktu senggang, atau seberapa sering kamu mengganti celana dalam. Yang jelas jika kamu menulis di Plukme: menulislah dari hati karena memang ingin berbagi, bukan demi mengejar royalti.


Percayalah, hasil tidak akan mengkhianati usaha. Bahkan jika dari 100 tulisan hanya ada 1 yang dapat bayaran, maka 99 sisanya akan tetap hidup di hati pembaca. Sekiranya kamu gagal meraup uang, maka jadikan Plukme sebagai tempat untuk latihan, sarana mencari ilmu, teman, atau hiburan.


Keep wriring, keep humble, keep it cool.


https://www.pexels.com/@pixabay

How do you react to this story?



345 Like 5K+ Views   78 Repost 

Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading