Palembang--Selalu punya cerita.

Ibu kota Sumatera Selatan ini semakin maju pesat sekarang. Baru lima tahun saya tinggalkan, ia begitu cepat move on. Tak seperti saya yang selalu gagal melupakannya. *eh

Dalam kurun waktu lima tahun, begitu banyak yang berubah. Sejak perhelatan olahraga kelas Internasional Sea Games dan Asean Games digelar di sini. Palembang makin berbenah, semakin indah.

Bicara Palembang tak afdol rasanya jika tak membahas soal makanannya. Selain pempek yang mendunia, ada juga beberapa kuliner khas Palembang yang tak kalah nikmatnya. Kalau berkesempatan berkunjung ke kota ini, jangan lupa mencicipinya ya.

 Yuk kepoin!

1. Model dan Tekwan

Makanan ini tak kalah tenarnya dengan pempek. Bahan bakunya pun sama, terbuat dari daging ikan giling dan sagu.

Jika pempek dimakan dengan cuka atau cuko (dalam bahasa Palembang). Sedangkan tekwan dan model dimakan dengan kuah yang rasanya khas. Dibumbui dengan bawang putih, merica, dan kaldu udang. Ada tambahan jamur kuping, bengkoang yang diiris tipis memanjang, dan bunga sedap malam.

Dalam penyajiannya ditambahkan soun, seledri, taburan daun bawang, dan timun yang dicacah. Dimakan dalam kondisi panas plus cabe yang pedas. Wiiih nikmatnya--sambil nulis sambil ngilern ini.

Apa bedanya tekwan dan model?

Serupa tapi tak sama. Tekwan bentuknya lebih kecil-kecil. Sementara model dibuat lebih besar dengan isian tahu atau telur.



2. Laksan dan Celimpungan

Masih berbahan dasar sagu dan ikan, rasanya mirip seperti pempek. Bedanya dimakan dengan kuah santan yang gurih-gurih sedap.

Laksan dibuat dalam bentuk oval, kuahnya dari santan berwarna kemerahan cenderung pedas.

Untuk celimpungan dibuat dalam bentuk bulat. Kuahnya pun dari santan yang diberi tambahan kunyit, sehinggga menghasilkan warna kuah kuning kehijauan. Celimpungan dibuat tidak pedas seperti laksan.
3. Mie Celor

Mie celor adalah hidangan mie yang spesial bagi saya. Ada kenangan yang tak terlupa tentang mie ini.

Dulu selain bekerja di kantor notaris, saya mengambil kerja paruh waktu pula di kedai mie celor. Maklum anak rantau, harus pandai cari tambahan.

Kedai mie celor selalu ramai pengunjung. 5 karyawan plus owner turun tangan pun tetap kewalahan. Saya yang biasa di meja kasir, mau tak mau harus ikut membantu mereka.

Dari pengalaman tersebut, saya paham betul bagaimana cara meracik mie ini. Sebelum disajikan touge dan mie diseduh terlebih dulu. Dalam bahasa Palembang diseduh adalah dicelor. Itulah kenapa mie ini disebut mie celor.

Disiram dengan kuah santan kental berwarna kuning. Yang spesial adalah, saat merebus santan dicampur dengan udang. Rasa dan aroma khas udang terasa sangat kuat pada kuahnya.

Diatasnya ditaburi daun kucai, bawang goreng, dan irisan telur rebus. Untuk yang suka pedas, maka bisa diberi tambahan sambal yang akan semakin menambah kenikmatannya.


4. Lenggang

Kalau dilihat sekilas lenggang ini bentuknya mirip seperti telur dadar. Lenggang adalah makanan berbahan dasar sama seperti pempek, dicampur telur bebek atau telur ayam. Dimasukan ke dalam daun pisang yang sudah dibentuk kubus, dan dimasak dengan cara dipanggang.

Lenggang pun dimakan dengan cuka seperti pempek. Perpaduan rasa khas daging ikan dan telur yang dipanggang, sangat pas di lidah. Jangan ngaku pernah ke Palembang kalau kamu belum mencoba kudapan nikmat ini.

5. Burgo dan Ragit

Burgo terbuat dari campuran tepung beras dan sagu. Dibuat bebentuk dadar lalu digulung menjadi bulat panjang, kemudian diiris saat akan disajikan.

Disantap dengan kuah, dengan komposisi ikan yang digiling halus lalu dimasak dengan santan. Atau diberi suiran ikan.

Hampir sama dengan burgo, ada pula ragit. Ragit juga terbuat dari tepung. Bentuknya ada yang seperti roti jala, dan ada yang menyerupai dadar gulung.

Menikmati ragit dengan cara disiram  kuah kari yang gurih. Yang didalamnya dicampur dengan kentang dan daging.


Baiklah, cukup sampai sini dulu bahasannya.

Pagi-pagi ngomongin makanan ini membuat perut jadi lapar.

Juga membuat rindu kepada kampung halaman semakin menggebu. Pengen pulang, maaaak.

Gimana dengan kalian sobat plukers, ada rencana berkunjung ke Palembang dalam waktu dekat?

Jangan lupa masukan dalam daftar agendamu aneka kuliner di atas ya.



Sumber gambar :

Model :kapan-ncek28.blogspot.com, tekwan : dapurkobe.co.id

Laksan : carabuatresep.blogspot.com,

Celimpungan : wisatapalembangblog.wordpress.com

Mie celor : resepdanmasakan.com

Lenggang : tempatwisataunik.com

Burgo : santapsedap.com

Ragit : resepmasakannew.blogspot.com

Pempek : berrykitchen.com





How do you react to this story?




Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading