Namanya bukanlah panggilan untuk sesebutan. Bukan juga gelar yang membanggakan. Hanya salikah kata yang menunjuk pada isim muannats. Perempuan baya dengan rasa kasih sayang pengharapan kepada Robbnya. Ada pikir yang tak lepas dari zikir. Ada amal yang terasa hambar. Hati bertabrak logika menghentak. Tiada mudah mencancang gelombang hawa nafsu pada syariat. Karena Salikah manusia biasa-biasa saja. Sehingga doanya mengartikan kehambaan Asa pada yang Esa.


Cacian gila dan hujatan gendeng tiada membuatnya keder. Ramahnya bermuara rahmatan lil ‘alamin. Kramanya berlantun santun tanpa rasa benci. Adalah tiada daya rumeksa dari dosa dan tiada kekuatan untuk sesembahan hanya kecuali karena-NYA. Meski Salikah paham akan urusan taat. Namun semua itu bukanlah derajat. Melainkan Iman menjadi imam dalam langkah kaki. Syahadat pertama pengakuan dan saksi bahwa Tiada Tuhan dalam hati Salikah kecuali Allah.


Pengakuan bukan untuk Salikah tapi untuk-NYA. "Aku bukan lagi siapa-siapa, bukan juga apa-apa." Salikah hanya makhluk yang dianggap gila karena rasa cinta kepada-NYA. Saat orang-orang asyik menghina, Salikah hanya tertawa. Waktu tetangga menghujat Salikah tetap tersenyum saja. Sudah tidak ada space benci di dalam hati. Tidak juga iri apalagi dengki. Hanya cinta yang tulus penuh rindu menuju sujud. Khusyuk menyelami diri menggingat dosa bersambut ampun.


Biasa selayaknya manusia ikhtiar mengejar dunia tetap ada. Bukan untuk kaya hanya sekadar memenuhi hajat syariat. Salikah bukanlah malaikat yang tanpa hasrat. Dia insan berbaju ihsan. Perempuan kenamaan bukan dengan ketamakan. Halal yang ia cari dari keringat jual beli. Bermodal izin suami yang entah sudah mendahului. Malam berkawan tuhan dalam kesendirian. Sajadah tempah tangis dan keluh kesah. Kiblat arah menuju-NYA. Seolah-olah dia melihat meskipun tiada dapat.


Candu hati untuk bertamu temu qolbu salim. Mustaka hikmah memanggil lewat pikir batin. Hitam tampak abu-abu, mawas dengan napas ikhlas. Goda datang tak pernah pilih kasih. "Salimni ya Robbi. Asyfini ya sayyidi". Salikah tempatnya salah namun bersamanya terucap astaghfirullah. Menyulami setiap hari ini untuk lebih baik. Bukan untuk hitung-hitungan namun menuju taqwa pada sang khalik. Salikah itukah kamu? Terkucil dari ingar bingar keramaian. Salikah itukah kalian? Balut cantik tanpa kerohanian. Salikah menyadarkan tapi dipanggil edan. Sabar ya salikah, selama kau cukupkan kalbu bertali kasih dengan AKU yang NYA dan DIA serta MU. Cintamu tak akan pernah salah.


*****

Kenyataan dalam hati saya adalah rasa malu. Sepenggal tulisan dalam buku salikah merupakan ibarat. Memberanikan diri untuk berbuat baik. Syahadat yang sudah usang dan berkarat. Bisa kembali bercahaya semestinya nurullah. Sadar betul saya bukanlah orang soleh. Bahkan menuhankan saja belum teteg lan jejeg.  Pengharapan dan mempertanyakan lewat sebuah tulisan. Mau sampai kapan seperti ini? Sudah tahu baik tapi abai, sudah tahu buruk tapi santai. Wahai dzat yang membolak-balik hati, teguhkanlah hatiku dalam agamaMU. 


Menulis mampu meneladankan diri kita pada tanggungjawab. Sehingga dapat menjadi terapi pemahaman pribadi. Untuk itulah giat penulisan mestinya dipupuk. Tentunya dengan membaca buku dan mengkajinya lewat kehidupan. Untuk itulah 'Workshop Smart Literasi di Era Digital' mengawinkan antara penulisan, launching buku, dan visualisasi karya di atas panggung. Besar harapan kami atas keberkahan acara ini. Begitupun keterlibatan para Plukers dalam nyengkuyung bareng  bersama-sama menyukseskan. H-8 menuju acara, jangan lupa persiapkan niat dan tujuan. Semoga selamat tanpa ada halangan apapun. Cek lagi tiket dan jangan sungkan-sungkan hubungi kami jika ada yang ingin ditanyakan. Mari sambut peluk kami dengan senyum dan hati berseri. Welcome, selamat datang, sugeng rawuh teng Semarang.


Silakan daftar dan konfrimasi pembayaran👇👇.

pendaftaran workshop penulisan smart literasi di era digital udinus semarang


H-8 #workshopliterasisemarang

Pic. edit by canva

How do you react to this story?



221 Like 1K+ Views   2 Repost 

Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading