Ekowisata mangrove yang terletak di Wonorejo, Kec. Rungkut, Surabaya merupakan salah satu pilihan wisata alam yang menyegarkan dan yang paling penting aman untuk kantong. Wisata ini gratis tanpa dipungut biaya, hanya membayar parkir sebesar Rp.5000 untuk kendaraan roda dua, dan rp.10.000 untuk roda empat. 
Memasuki wisata hutan Mangrove ini memiliki 2 jalan, bisa melalui jalan utama atau melalui sentra kuliner. Kali ini saya dan keluarga memilih untuk memasuki melalui sentra kuliner karena sebelum menelusuri hutan mangrove kami perlu mengisi amunisi untuk perut kami. Di sentra kuliner terdapat banyak menu makanan dan minuman, mulai dari pop mie, gado-gado, bakso hingga kepiting rebus dan masih banyak lagi. Tempat duduk di sentra kuliner ini juga sangat menarik,  kursi-kursi kayu bergaya klasik dengan dinding semi terbuka semakin indah karena dominasi warna hijau mangrove. 
Jalan masuk dari sentra kuliner, pertama kami disambut dengan jalan bambu dengan kanan-kiri pohon bakau yang menyegarkan. Grak... Grak... Khas suara bambu menjadi ciri khas tersendiri. Ada beberapa view foto yang bisa dimanfaatkan untuk pecinta fotografer atau penggemar Selfi. 
Perjalanan dari track bambu telah berakhir menuju dermaga, disini disediakan kapal bagi pengunjung yang ingin menikmati sungai di dalam hutan mangrove. Anda akan diantar menelusuri sungai sepanjang 5 km. Biaya naik kapan untuk dewasa sebesar Rp 25.000 dan untuk anak-anak sebesar Rp 15.000. 
Perjalanan berikutnya adalah jalan dari kayu yang lumayan panjang dan berliku-liku. Sepanjang jalan banyak sekali pengunjung yang memanfaatkan keindahan dominasi warna hijau mangrove dengan jalan kayu warna coklat untuk berfoto ria. Suasana yang menyegarkan mata dengan dengan udara yang sejuk. 
Penglihatan kami tidak hanya dimanjakan dengan hijau yang menyejukkan tetapi juga disuguhi beberapa ornamen yang lain yaitu gazebo. Ada 4 gazebo di sepanjang perjalanan. 3 gazebo gratis dan 1 gazebo berbayar untuk foto (semacam studio mini). Gazebo ini dapat digunakan untuk pengunjung beristirahat, atau untuk menambah koleksi view foto di hutan mangrove ini. 
~~~~~

Wisata ini juga dilengkapi dengan kebun sayur, yang lengkap dengan budidaya sayuran. Di samping kebun sayuran terdapat aula terbuka dengan bangunan berbentuk joglo yang dapat dimanfaatkan untuk sosialisasi pengunjung yang ingin membahas tentang mangrove lebih dalam dari ilmu pengetahuan. Fasilitas lain yang ada adalah toilet yang lumayan banyak dan musholla yang lumayan besar sehingga semakin menambah rasa nyaman para pengunjung. 

Waktu yang paling cocok untuk berkunjung adalah waktu pagi dan sore, karena kalau siang anda akan tersengat sinar matahari secara langsung. Pohon bakau tidak terlalu lebat hanya disamping kanan-kiri jalan sehingga memungkinkan anda terkena panas matahari langsung ketika siang hari. 

Sekian sharing review saya tentang ekowisata Mangrove Surabaya. Semoga bermanfaat dan tertarik untuk berkunjung ke wisata alam di Surabaya ini. Pilihan wisata alam yang sehat menyegarkan dan pastinya aman untuk kantong anda. 

Sumber gambar : Dokumentasi pribadi

How do you react to this story?




Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading