Jumat sore menjelang. Rere baru mengistirahatkan kaki yang minta dipijit-pijit sebentar sedari siang tadi sambil ngobrol asik dengan cicik tentang hari ini. Mata cukup lelah melihat layar monitor yang terang benderang bagai matahari di Jogja. Hari belum berakhir, masih ada satu agenda lagi yang perlu dilakukan.


Aku otw ya

See you


Pesan singkat itu membuat Rere lari ke kamar mandi, membersihkan sisa-sisa tenaga dari kerjaan, mengganti nya dengan tenaga baru yang dicadangkan. Oke, aku siap. Berangkatlah Rere dengan kecepatan 50km/jam.


Waduh telat nih,

Waduh, macet

Waduh, nunda nih


Itulah yang di dalam pikiran Rere selama perjalanan. Sampai di tempat yang dijanjikan, Rere celingukan. Ramaaii sekali karena tempat makan ini memang salah satu incaran turis dari mana-mana.

Belum, belum ada muka yang sekiranya Rere kenali sebagai gadis ini. Sambil menunggu, Rere minta antrian sama mas nya dulu, takut kelamaan nunggu dengan orang sebanyak ini.


Beberapa menit kemudian sosok gadis petite berisi, muncul sambil memegang hp dengan casing karakter yang lucu. Hijabnya yang berwarna keabuan senada dengan kulit wajahnya yang krem terang.


"Kak Nasa..?"


Ia pun menoleh dan senyuman langsung ia tebarkan.


Cipika cipiki, mulailah pembicaraan kita mulai. Sekiranya dari jam 7 sampai jam 10 malam, banyak pembicaraan seputar dunia plukme yang ia bagikan. Maklum, ia pengamat yang baik di dunia plukme. Ada haters nya, ada pengagum rahasia nya, juga ada cerita dan fakta 'di balik plukme' yang tidak aku ketahui sebelumnya, dan sekarang kuketahui.


Oalah, ternyata begitu ya~


Satu pesan yang kudapat dari kak Nasa dan memang mengingatkan kita kembali sebagai sesama Plukers adalah

"Kerjaan admin sudah banyak, mbok ya jangan dibebani dengan kelakuan tidak semestinya. Bantu lah dengan report user orang-orang yang mengganggu kenyamanan bersama"


Mungkin kak Nasa menemukan Rere banyak diam, mingkem dengan segala cerita tentang dunia plukme yang belum Rere jejali, tapi cukup menarik, karena melihat tumbuhnya Plukme sebagai platform yang sederhana sekarang sudah besar dan beragam.


Tiga jam rasanya lumayan banyak informasi yang Rere terima. Karena kak Nasa udah dicari jam 10, bersiap pulang lah kami dan diakhiri ber narsis ria, lalu menunggu abang grab datang menjemput.

Malam yang dingin di Jogja, namun kopi menghangatkan hati.


Ditunggu kepastiannya kak akhir bulan~


sumber foto : depan coffee shop Jogja yang ada bukunya


204 Like 1K+ Views     

Read more

Sign in to leave your comment

Loading