Dewasa ini, keberadaan uang menjadi cukup penting sebagai salah satu alat tukar yang paling umum diterima oleh semua kalangan. Berbekal dengan objek yang bernama uang ini maka dapat dilakukan berbagai aktivitas pertukaran dan perdagangan yang dapat digunakan sebagai salah satu langkah untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Secara fisik, uang dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis yang berbeda yakni uang kertas dan juga uang logam. Secara umum, kedua jenis uang ini diterima secara luas sebagai alat pembayaran yang sah dan diterima oleh semua kalangan.

Meskipun begitu, namun terkadang uang logam cenderung untuk dianak tirikan oleh sebagian orang. Tidak sedikit yang cenderung untuk memandang sebelah mata koin-koin recehan uang logam itu sehingga cenderung abai dalam penggunaannya sebagai alat pembayaran.

Adanya rasa abai terhadap uang logam ini mengakibatkan kurang diminatinya penggunaan uang logam yang bernominal 'receh' dalam suatu transaksi keuangan.

Tidak perlu kita melihat jauh-jauh untuk mengecek contohnya. Lihat saja sekililing diri kita sendiri. Saya rasa tidak sedikit dari kita yang cenderung untuk memandang sebelah mata terhadap koin uang logam. Baik secara disengaja maupun tidak, pasti akan terdapat koin uang logam yang tercecer di sudut ruangan yang kita tempati. Dan meskipun kita tahu bahwa terdapat beberapa biji koin uang logam yang terkesan 'receh' itu, tak sedikit dari kita yang bahkan dengan sengaja untuk mengabaikannya dan tidak memperdulikannya apalagi memungutnya untuk kemudian menyimpan koin recehan itu.

Sungguh tragis rasanya 'takdir' yang diterima oleh uang receh itu.

Tak kurang dari 250 juta penduduk yang ada di Negeri ini. Mari sejenak kita bayangkan apabila satu orang di Negeri ini menyiakan satu koin receh uang yang dimilikinya maka akan terkumpul tak kurang dari 250 juta buah koin uang logam. Jika masing-masing koin memiliki nominal 500 rupiah maka total nominal yang terkumpul adalah sekitar 125 juta rupiah. Dan jika nominal rata-rata koin yang disiakan adalah bernilai 1.000 rupiah maka total nominalnya dapat mencapai 250 juta rupiah.

Hitung-hitungan di atas hanya pengandaian apabila satu orang 'hanya' menyiakan satu buah koin receh yang dimilikinya. Apakah Anda yakin bahwa satu orang di negeri ini 'hanya' akan menyiakan satu buah koin uang logam saja? Rasa-rasanya itu adalah sesuatu yang tidak mungkin.

Betapa besar bukan sejatinya nominal uang 'receh' yang terkadang dengan sengaja kita sepelekan itu?

Meskipun uang logam yang nominalnya cukup kecil, namun tidak seharusnya kita menyiakannya. Bukankah untuk mencetak uang itu Negara kita juga mengeluarkan sejumlah anggaran yang tidak sedikit? Oleh karena itu, menyiakan sekumpulan uang-uang yang bernilai nominal kecil sejatinya juga dapat dipandang telah ikut serta dalam upaya pemborosan anggaran belanja pendapatan negara. Rumit bukan?

Lalu apa kaitannya uang logam 'receh' itu dalam kehidupan kita sehari-hari? Tentu kita pernah mendapatkan sejumlah kembalian belanja dalam bentuk uang logam yang nominal maksimalnya bernilai 1.000 rupiah itu. Apabila dimanfaatkan dengan optimal, maka koin-koin recehan yang terkadang dipandang sebagai sesuatu yang kurang 'menarik' itu dapat menjadi penyambung hidup kita dikala harus menghadapi masa-masa krisis menjelang akhir bulan. Tentu masa-masa ini akan sangat terasa begitu keras bagi anak-anak perantauan yang tengah berjuang untuk memantaskan diri dalam kehidupan.

Jika dicermati dan dikumpulkan dengan seksama maka sejatinya uang recehan itu juga akan dapat menjadi tabungan yang cukup menjanjikan di masa depan. Bayangkan jika setiap recehan uang logam yang kita miliki itu kita simpan dengan baik maka tentu dari waktu ke waktu akan terkumpul sejumlah nominal yang bisa bikin kita jadi tercengang sendiri.

Selalu ingatlah sebuah pepatah yang mengatakan bahwa "Sedikit demi sedikit maka lama-lama akan menjadi bukit," itulah yang akan terjadi dengan koin yang kita miliki. Dari tiap-tiap koin yang kita miliki tentu akan menjadi nominal yang berarti jika kita kumpulkan dan manfaat secara terus menerus.

Tidak percaya? Coba aja kumpulin setiap koin rupiah yang kita miliki itu. Pasti suatu saat nanti akan bisa berguna dalam hidup kita.

Jadi masihkah kita ingin menyiakan uang koin yang kita miliki itu? Kalau bisa ditabung dan dikumpulkan kenapa harus kita sia-siakan? Ingat, bukankah di luar sana ada yang begitu kerja keras membanting tulang untuk mengumpulkan rupiah demi rupiah untuk sekedar menyambung hidup mereka. Sehingga rasanya sangatlah tidak pantas untuk menyiakan setiap bagian terkecil yang kita miliki itu.

Jadi sudahkah kamu menyimpan koin mu hari ini?


Ilustrasi gambar oleh : pixabay.com/nattanan23

How do you react to this story?




Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading