Sudah dua hari ini hujan hampir tanpa jeda. Semalam malah derasnya membuatku sedikit ketakutan. Walau begitu sangat kusyukuri nikmat Tuhan, apalagi sebagai penyuka hujan, musim penghujan serasa dimanjakan oleh nikmat alam. Biasanya bila pagi hari dan hujan, semangatku

 untuk menulis membara. Suasana mendukung untuk aku melingkarkan tubuh di sofa dan membiarkan imajiku melanglang buana. 


Kubuka fitur splash, sekedar ingin menyapa pagi, Plukme dan para penghuni, terpampanglah pada ujung kanan bawah angka 1500. Baru teringat ternyata semenjak jumlah karakter splash diperbaharui aku belum pernah mencoba menulis melalui fitur tersebut. 


Kuketikkan beberapa kata yang terangkai menjadi kalimat demi kalimat di gawaiku, sudah cukup banyak kurasa saat kulihat ternyata masih tersisa "jatah" sekian karakter. Wah, ternyata sapaan pagiku benar-benar singkat sekali. Bukaannya kusubmit aku malah lantas keluar dari fitur tersebut dan memandangi langit-langit diatasku. Sembari melihat sedikit bercak coklat yang ada disana sembari membatin kata "bocor", otakku berusaha menganalisa hal lain. 


Pikiranku malah tertuju terus pada angka 1500 tadi. Saat splash masih dibatasi maksimal 280 karakter aku terkadang seringkali harus mengedit beberapa kata, menghapuskannya agar tidak melebihi batas maksimal. Seolah mengerti tentang hal tersebut, yang pastinya juga dialami oleh banyak Plukers lainnya, Plukme menambahkan batas maksimal karakternya menjadi 500 buah. 


Ini berasa "pas" sekali untukku. Aku tidak pernah lagi harus menghapus beberapa kata yang telah kutulis. Lebih banyak lagi hal yang bisa kuungkapkan meski hanya melalui splash walau dengan sedikit malu harus kuakui, jatah 500 karakter itu saja kadang tidak mampu kuhabiskan. Dan sekarang sejujurnya 1500 karakter membuatku harus sedikit memutar otak bila ingin menulis splash.


Iya, biasanya bila ingin menulis splash aku cukup mengetikkan beberapa kalimat yang memang lewat di kepalaku, yang terlintas di pikiranku makan tak heran bila akhirnya splash menjadi ajang curhatanku. Sekarang aku harus sedikit berpikir agar ruang yang diberi tidak terbuang percuma. Dan justru itu membuatku "memaksa" pikiranku berkerja dan bereskplorasi secara lebih luas. Bayangkan saja bila ideku yang limitnya seringkali dititik rendah ini dilarikan ke splash, bagaimana nasib storyku ? 


Analasiku yang sok tahu terus berlanjut. Sepertinya mungkin ini cara Plukme "memaksa" diriku. Benar tidak ya kira-kira caraku mengungkapkan maksudku ? Iya Plukme mendorongku secara halus untuk membiarkan alam pikiran dan imajiku semakin keluar dan meliar. Aku yang biasanya mengaku suka menulis tapi sering kehabisan ide, aku yang selalu ingin menulis tapi kerap mengaku tidak memiliki bahan tulisan didorong oleh Plukme untuk keluar dari jalur "nyaman". 


Menurutku ini adalah sebuah paksaan yang sangat indah. Plukme tampaknya ingin aku mencoba mencari ide, bukan hanya berdiam dan membiarkan ide yang hanya satu atau dua buah mampir tanpa sengaja di pikiranku. Plukme ingin aku berkarya dengan kemauan dan segenap kemampuan, bukan menyandarkan diri hanya kepada ingin yang sesekali saja datang. Plukme ingin aku memerdekakan diriku dalam menulis dan memberikan ruang yang semakin luas untuk itu. Sepertinya begitu.


Sudahlah kuhentikan saja anilasa pribadi yang tidak jelas ini. Tetapi siapa bilang tidak jelas ? Kuralat. Ini cukup jelas, setidaknya untuk diriku. Bukankah setiap individu menilai dari banyak sisi ? Dan kebetulan saja individu yang berlabel diriku menyimpulkan untuk dirinya sendiri bahwa penambahan jatah karakter dan perluasan ruang itu tercipta untuk menyemangati diriku semakin giat menulis. 


Jadi sapaan selamat paginya kuselipkan saja disini. Selamat pagi dunia Plukme dan seisi penghuninya yang tidak pernah lelah memberiku rangkaian karya penuh makna dan keindahan. Jangan lupa sarapan ya, aku sendiri sedang menghirup aroma melati yang menguar dari gelas bening di depanku. Selamat menikmati setiap detik di hari baru ini untuk kalian. 



Sumber Gambar : www.pixabay.com


 

How do you react to this story?




Read more

Anda akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN . Silakan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.

Login untuk meninggalkan komentarmu

Loading