Sebagai seorang guru bahasa Inggris (meski sekarang menjadi Research Associate di bidang  Pengembangan Anak dan Hubungan Masyarakat), saya terkadang merasa tergelitik ketika melihat sebagian orang melakukan kesalahan dalam berbahasa Inggris. Bukan merasa sok pintar, tapi naluri saya sebagai guru menderu-deru tatkala saya dapati ada kesalahan, entah pada penulisan, pronunciation, dan grammatical error. Beberapa teman bahkam menjuluki saya sebagai Grammar Nazi karena saya gak sungkan mengingatkan kesalahan mereka lalu mengoreksinya. Itu kalau sama temen sendiri. 


Melakukan kesalahan dalam berbahasa, saya kira cukup wajar karena memang yang namanya belajar itu ya harus membuat kesalahan dulu lalu berani mengakui kesalahan dan akhirnya memperbaiki diri. Kesalahan dalam berbahasa, khususnya bahasa Inggris, akan sangat fatal jika tidak ada yang berani mengoreksi. Kenapa? Karena orang yang melakukan kesalahan selamanya akan menganggap bahwa apa yang dia lakukan benar. 


Namun, ada sebagian orang yang memang tidak suka jika dikoreksi, terlebih jika kesalahannya dilakukan di sosmed. Nah, apa dong yang sebaiknya kita lakukan? Kalau saya, saya tidak suka ngajak ribut kecuali saya dipaksa untuk ribut 😂, jadi kadang saya menggunakan inbox atau bikin postingan sendiri di lapak saya sebagai pengingat bagi diri saya sendiri dan juga orang lain. Dan kali ini saya menggunakan cara kedua, mau pake inbox juga males.


Beberapa menit yang lalu saya secara tidak sengaja menemukan chat seperti tertera dalam gambar. Mata saya langsung menuju ke kata "thanks you". Dahi saya sedikit mengernyit. Saya katakan pada diri saya sendiri, "oh I guess that guy made such typo". Belum hilang rasa penasaran saya, kembali mata ini menangkap kata "let's action". Saya pun kembali mengernyitkan dahi. Saya scrolled down lagi. Saya menemukan "thanks you" untuk kedua dan ketiga kalinya. 


Baiklah, mari kita bahas.


Thank you, NOT thanks you

Thank God, NOT thanks God


"Thanks to" (preposition) yang berarti "because of" / "karena".

i.e. Thanks to you, I can finish my school project on time.


Remember, THANK is a verb and THANKS is a noun.

- No need to thank me.

- Give her our thanks.


Jadi, kata "thanks you" dalam screenshoot percakapan di atas keliru. Yang benar adalah THANK YOU.


Lalu, bagaimana dengan kata "let's action"? Let's is a short form of LET US, artinya "ayo/ mari". Let's ini menunjukkan suatu ajakan dan bisa juga suatu saran. Biasanya setelah kata let's diikuti oleh base form of verb atau kata kerja bentuk pertama (saya biasa menyebutnya dengan "Vo"). 

Contoh: 

Let's have lunch!

It's midday. Let's stop now and have some lunch. Shall we?


Jadi, gak boleh ya pake "let's action".


Now, it's as clear as crystal 😀.




204 Like 712 Views  1 Shares   


Loading